1
Sembunyi Di balik bilik bingkai kaca Terlihat gambaran sederhana Aku menatapnya sejenak Bergeming dalam duka Ada rasa yang meresap Mengiris yang telah terluka Adakah aku menyimpan obat Aku terburu-buru untuk menelannya Kutunggu.. sedetik . Dua detik. Sudahkan aku sehat? Kurasa. Aku sudah mulai lelah. Namun, Aku paham Memang seperti ini Jadi nanti. Saat aku kembali terluka Biar saja Aku yakin bisa kembali lagi Kubuka lagi pintuku selama ini tempatku sembunyi. Biar saat ini kubuka Kemudian Untuk kembali lagi.